Back
Archipelago International
Menu
Berita
Slideshow

ARCHIPELAGO INTERNATIONAL MENUTUP TAHUN 2018 DENGAN PERTUMBUHAN PEMESANAN KAMAR DARING SECARA SIGNIFIKAN

PRESS RELEASE
01 April 2019

 

Indonesia, April 2019 - Archipelago International, perusahaan manajemen perhotelan terkemuka di Indonesia, menutup tahun 2018 dengan pertumbuhan pemesanan dalam jaringan (daring) yang signifikan. Dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, pertumbuhan di tahun 2018 melebihi tahun sebelumnya hingga 50%, dengan pertumbuhan pendapatan yang mengesankan yakni hingga 172% sejak tahun 2016.

“Strategi kami untuk pemesanan daring di tiga tahun ke belakang telah membuktikan bahwa hal ini menghasilkan pendapatan yang sangat mengagumkan. Kami yakin bahwa prinsip dasar untuk mencapai kesuksesan ini adalah kemampuan kami dalam mengelola distribusi hotel secara efektif dan dinamis secara langsung dari halaman web kami.” ujar Silvia Dwi Jayanti selaku Direktur e-Commerce & Distribusi di Archipelago International.

“Di zaman yang serba cepat dan digital ini, khususnya dengan pertumbuhan pesat penggunaan ponsel pintar, para tamu membutuhkan informasi yang dapat diakses dengan mudah serta reservasi kamar yang tanpa masalah. Itulah mengapa dengan proses pemesanan kamar secara online tidak hanya para tamu yang menerima harga terbaik dengan memesan kamar secara langsung, melainkan juga memberikan akses ke platform pemesanan yang mempertahankan pilihan pribadi dan membuka keuntungan spesial bagi para tamu,” tambah Jules Brookfield, Vice President - Technology & Integration of Archipelago International.

Transisi menuju pemesanan kamar langsung ini diantisipasi dengan sangat baik oleh Archipelago International, dengan pendapatan online dari hotel-hotel yang dikelola, kenaikan rata-ratanya mencapai 22.9% di tahun 2018. Di samping itu, dilihat dari data yang dimiliki oleh pemerintah Indonesia, dapat dilihat bahwa tingkat hunian hotel di Indonesia juga meningkat hingga 1.43% sejajar dengan perkembangan ekonomi. Data ini memberikan prakiraan yang sangat optimis bagi Archipelago International, dengan lebih dari 140 hotel yang beroperasi, dan ditambah dengan perencanaan pengembangan yang dirancang untuk meningkatkan tingkat hunian dan pertumbuhan pendapatan tahunan.

“Dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di industri perhotelan yang dimiliki Archipelago International, kami percaya bahwa bisnis perhotelan di Indonesia siap untuk bertumbuh kembang lebih jauh lagi di tahun-tahun mendatang. Kami juga yakin bahwa tren ini tidak hanya berkembang secara regional, namun juga di seluruh Asia dan . Kami prediksikan bahwa tujuan-tujuan wisata internasional seperti Kuba dan Uni Emirat Arab juga ikut berkembang, di mana Archipelago International telah juga menetapkan rencana pengembangan di daerah-daerah yang menjanjikan ini.” ucap Presiden & CEO Archipelago International, John Flood.

 

 

###

 


Tentang Archipelago International
Archipelago International mengoperasikan portofolio terbesar di Indonesia dari 140 hotel dengan 100 properti baru yang sedang dikembangkan di seluruh Indonesia, Malaysia, Filipina, Karibia, dan Arab Saudi. Dengan lebih dari 18.000 kamar dan 10 merek mulai dari yang sangat mewah hingga layanan terpilih di lebih dari 55 kota, merek termasuk ASTON, Alana, Aston Heritage Collection, Huxley, Kamuela, HARPER, Quest, NEO, favehotel, dan NOMAD.